Total Tayangan Halaman

Label

aku (1) cinta (2) Friend (1) hubungan (2) Love (3) profesi (1) Teknologi dan sosial (1)

Selasa, 04 September 2012

Sabtu, 17 Desember 2011

Membenci ataukah Mencintai

Pernahkah kau membenci seseorang?
Oh,,, apakah kau membencinya karena dia membuatmu kecewa?
Kau mengira ia tidak akan menyakitimu, dan kau sangat mempercayainya
Lalu dia mengkhianatimu dan meninggalkanmu

Pernahkah juga kau mencintai seseorang?
Seolah-olah kebahagiaan sedang menari bersamamu?
Lalu kau merasa melayang, tertiup angin yang lembut?
Apapun tak begitu penting lagi bagimu?

Membenci dan mencintai,,,
Kadang terasa seperti kue coklat
Pahit dan manis berada dalam satu tempat
Manakah yang lebih kuat?

Seseorang pernah kupercaya, aku mencintainya…
Seseorang itu telah tiada
Kami berpisah dalam keadaan yang buruk
Aku meninggalkannya karena dustanya
Aku meninggalkannya karena dia melukai perasaanku
Dan kuputuskan untuk menjauhinya, sebelum aku terluka lebih dalam…

Seseorang yang melukaiku pun pernah terluka
Ia percaya cinta itu selalu kekal
Dan akhirnya ia kecewa,,
Karena cinta ternyata bisa pergi meninggalkannya kapan saja

Menunggu

Apakah kamu mempercayainya?
Jika tidak tahu menjadi jawabanmu
Maka aku bisa merasakan sesuatu
Ada harapan di situ
Benarkah?
Tak usah menjawab apa-apa
Karena aku lebih percaya perasaanmu daripada ucapan bibirmu

Mungkin saat ini kau merasa gelisah
Menunggu sesuatu yang belum pernah berjanji akan datang
Namun kau tidak tahu harus menunggu apa lagi selain ia?
Bahkan mungkin nanti takkan pernah kau permasalahkan jika seluruh hidupmu tersita untuk menunggunya

Perasaan dan ucapan manusia sering tak dapat dipercaya
Namun bukan berarti dunia ini mengerikan
Yang membuat dunia ini mengerikan hanyalah hati
Hati yang terlalu naïf

Akupun masih menunggunya
Menunggu seorang pria yang pernah berjanji datang padaku
Entah dia siapa,
Setan kah, malaikat kah atau benar dia takdirku,,,
Tapi, bisa juga bukan apa-apa

Dan aku tak akan menyesal mempercayainya
Karena ia adalah salah satu kepingan indah dalam memori masa mudaku
Memori tentang suatu harapan masa lalu

Senin, 20 Juli 2009

Petunjuk itu benar-benar ada

Sama sekali aq tidak pernah meragukan Gusti Allah SWT. hari ini, alhamdulillah petunjuk Allah SWT mengingatkanq
lagi

Minggu, 12 Juli 2009

No sms,No misscall, and No call ph0ne fr0m Bapak

Bapak adalah orang yang paling sentimentil kadang.
saat aq di surabaya, sehari bisa lima kali bapak menelpon atau sms, tapi yang kuangkat hanya sekali at0 2 kali dan lainnya hanya miscal az
pernah aq merasa bete atas perhatian bapak, saat masih baru bisa tidur, bapak menelp0n dan saat q tanya ada apa, beliau menjawab mav, cuma ngetes hape, hah?! hal0w!!
tapi hari ini lain, bapak sama sekali belum menelponq.apakah karena bapak masih terpukul dgn kepergian sahabatnya? ah bapak, aq ingin menelponnya sekarang

Sabtu, 11 Juli 2009

Tak ada yang abadi

Setiap manusia, termasuk penulis blog ini, tidak ingin kehilangan sesuatu yang paling disayanginya, misalnya sahabat.
hari ini adalah hari yang berat untuk bapak.
beliau harus merelakan seorang sahabat yang paling dekat dalam hidupnya karena telah dipanggil oleh Allah SWT. Aq tidak bisa dan tidak mau membayangkan perasaan bapak saat ini. Ditinggal sahabatq pindah kota saja terasa sangat berat dan sedih.
semoga Allah SWT menerima arwah Pak dhe Slamet di tempat yang agung dan mengampuni dosa-dosa almarhum. semoga seluruh kerabat dan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan dan semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita semua


AMIN